Apa itu Denormalisasi
Denormalisasi adalah teknik dalam pengelolaan data yang memungkinkan penggabungan data dalam jumlah besar dalam tabel tertentu. Teknik ini bertujuan untuk mengoptimasi respons operasional dalam penyimpanan dan pengambilan data.
Dalam denormalisasi, data normal diambil untuk kemudian dibuat duplikat dan digabungkan. Tujuannya adalah untuk mempercepat proses eksekusi permintaan dengan lebih cepat.
Denormalisasi dapat membantu memproses data lebih cepat dan efisien karena berkurangnya kelompok tabel. Namun, teknik ini membutuhkan penyimpanan yang lebih besar karena membuat value dan tabel tambahan pada data
Contoh Denormalisasi
- Membuat hierarki data: Data yang berada dalam hierarki yang sama biasanya memiliki nilai yang sama. Menggabungkan beberapa tabel ke dalam satu tabel hierarki dapat dicapai dengan menggunakan hierarki data yang memiliki nilai utama yang tidak berubah. Karena kelompok tabel yang lebih kecil, hierarki data dapat membuat pemrosesan data lebih cepat dan efisien.
- Hard-code data : Anda dapat membuat hard-code data secara langsung pada sistem untuk mengurangi jumlah tabel data baru yang muncul. Ini adalah contoh teknis denormalisasi data lainnya. Metode ini dapat diterapkan dengan baik untuk nilai dalam kelompok kecil.
- Simpan salinan master data : Semua data, tabel, dokumen, dan lokasi disimpan pada server tertentu dalam database master. Master data akan membantu Anda menerapkan aturan dan batasan penggunaan data untuk pengguna lain. Jika informasi yang disimpan dalam master database ini digunakan atau diubah, pengguna tersebut akan memberikan informasi kepada Anda.
- Short-circuit data: Short-circuit dapat membantu memastikan hubungan di antara tabel data pada beberapa level yang berbeda. Ini menggabungkan data relevan, sehingga database tidak perlu melakukan banyak operasi gabungan untuk memenuhi permintaan.
- Memisahkan tabel data : Tabel data dapat dibagi menjadi unit yang lebih kecil secara vertikal dan horizontal.Anda dapat mempercepat pemrosesan data dengan memisahkan tabel data ini. Dalam manajemen database, Anda dapat membagi tabel berdasarkan jenis dan spesifikasi data serta melengkapi tabel dengan lokasi penyimpanan.
- Simpan data yang dapat diturunkan : Dengan data yang dapat diturunkan, pengguna dapat membuat kesimpulan tentang informasi titik data dari tabel data. Hal ini dapat dicapai tanpa menyimpan informasi tertentu sebagai nilai yang berbeda. Data nomor seri dan tanggal stok akan disimpan dalam database, contohnya, saat produk dirilis pada tanggal tertentu.

Komentar
Posting Komentar